Interview tentang CERMIN
by : Lint Maresa
Cermin memang menolak setan. Setidaknya keyakinan itu yang mendasari mengapa cermin banyak dipasang di atas pintu tokoterview tentang /rumah saudara kita dari etnis tionghoa. Tertarik ingin tau lebih jauh, akhirnya daku melakukan penelusuran lebih jauh melalui interview dengan orang di kelompok mereka.
Pembicaraannya kami kira-kira begini:
A (Aku) : Koh, mengapa banyak saudara-saudara kita yang memasang cermin di depan rumah, khusunya area di dekat pintu?
D (Dia) : Oh.. itu memang disengaja agar setan enggan masuk ke rumah atau ke toko kita.
A : Enggan? maksudnya? Tetap bisa masuk dong?
D : Memang bisa masuk kalau tetap maksa.
A: Tetap maksa? Bukankah cermin itu diyakini bisa menolak atau menghadang setan yang berniat masuk?
D (Sembari tersenyum membuka mulut menjawab pertanyaan polosku) : Bayangkan seseorang yang sedang berada di depan pintu dan melihat cermin itu. Sebelum masuk ke rumah, dia akan melihat wajahnya; Dia kan melihat penampilannya; Dia akan menyaksikan bentuknya sendiri. Jika dia melihat wajahnya yang mesem, murung, bringas, tidak bersahabat dan hal lain yang jelek menurut dia sendiri, maka kemungkinan besar dia akan mengubah diri menjadi lebih manis, lebih baik, lebih bersahaja. Artinya semua setan – yaitu segala kejelekan yang dia bawa akan berhenti sampai di pintu itu dan tidak akan ikut masuk ke rumah. Ingat dek, setiap orang punya potensi untuk membawa setan dalam dirinya masing-masing.
A (dengan mimik Takjub): Sekarang saya memahaminya koh… suatu pencerahan yang luar biasa artinya. Tze ze..
Salam,
bread4friends !
always inspiring